Jumat, 29 Juli 2011

Esai gdebook

Dongeng, Pemacu Minat Baca Anak Sejak Dini
Tulisan oleh: Wirmayani  

Dewasa ini, anak kerap kali menghabiskan waktu luang mereka berada di depan televisi untuk mencari hiburan. Anak yang dimaksudkan dalam konteks ini adalah anak yang berusia dibawah 10 tahun. Televisi merupakan media elektronik audio visual yang menyediakan berbagai program. Program TV yang disajikan akan membawa pengaruh buruk untuk anak. Mengapa? Keberadaan program TV yang beragam menjadikan anak untuk bebas menyaksikan acara yang disajikan, termasuk acara yang mengandung unsur horor, kriminal, dan tidak mendidik. Program TV yang mengandung unsur kriminal membuat anak menjadi tidak percaya diri dan penakut, selain itu, melalui acara televisi, anak juga tak dapat mengembangkan imajinasi mereka terhadap suatu hal, karena melalui TV, anak sudah disuguhkan suara dan gambar yang bergerak.
Perkembangan imajinasi dan kreativitas anak pun tak terlepas dari peran serta orangtua. Daya imajinasi anak tergantung pada seberapa besar ia membaca. Berbeda dengan menonton televisi, melalui membaca, anak dapat meningkatkan daya imajinasi. Hasil yang ditimbulkan dengan rajin membaca atau tidak adalah jauh berbeda. Sebuah penelitian membuktikan bahwa anak yang tidak rajin membaca, pada saat ia menempuh pendidikan di sekolah yang lebih tinggi akan sangat sulit untuk menerima pelajaran. Mereka yang tidak suka membaca akan mengatakan bahwa membaca itu membosankan dan tidak berguna. Tugas-tugas yang diberikan di sekolah pun akan sulit untuk dikerjakan. Jika terus dipaksakan, mereka akan semakin tertekan dengan berbagai kegiatan yang mengharuskannya pada membaca. Pada akhirnya, anak yang berada di pendidikan yang lebih tinggi akan mengganggap membaca merupakan hukuman bagi mereka.
Membaca juga sangat penting dalam membangun negara yang berkualitas. Melalui gemar membaca, masyarakat akan mengetahui perkembangan Indonesia dibandingkan dengan negara lain. Negara-negara yang maju dan berkembang akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui membaca. Jika negara kita dapat terbebas dari buta huruf, maka akan lebih mudah lagi untuk dapat turun serta dalam persaingan Internasional. Karena dengan membaca dan terus belajar, mutu dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia sudah tak dapat diragukan lagi.
Sebagian orangtua mungkin akan berpikir, membaca buku pelajaran jauh lebih penting dibandingkan membaca buku cerita, baik itu komik, novel, atau cerpen. Orangtua yang memiliki pekerjaan yang banyak menghabiskan waktu akan berpikir secara singkat, yaitu membelikan buah hati mereka buku pelajaran secara terus menerus dan melarang untuk membaca buku cerita. Hal ini sering terjadi pada anak yang berusia 7 atau 8 tahun. Menyuruh anak untuk membaca buku pelajaran terus menerus akan membuatnya jenuh dan bosan, hasilnya juga sama, membaca hanya akan membuatnya tertekan. Meningkatkan minat baca anak bukan hanya semata-mata dengan cara membelikannya banyak buku (yang disukai atau tidak disukai) dan membiarkannya membaca sendiri, melainkan mengikut sertakan kasih sayang orangtua dalam pemecahan solusi peningkatan minat baca anak.
Usia 5-10 tahun adalah usia yang tepat untuk menumbuh kembangkan daya kreativitas otak anak dengan cara membaca. Hal yang harus diperhatikan oleh orangtua adalah pemberian buku bacaan yang mereka minati, tetapi tetap dalam pengawasan orangtua. Contohnya, anak usia 6 tahun, lebih memilih untuk membeli buku cerita bergambar seperti Cinderela untuk dibaca. Ini merupakan hal yang wajar dan sangat membantu untuk meningkatkan minat baca anak. Contoh yang lain adalah anak ingin membeli buku cerita bergambar yang tidak mengandung amanat cerita yang jelas, dalam situasi seperti ini, peran orangtua sangat dibutuhkan. Orangtua diminta untuk memberikan penjelasan dengan baik dan lembut agar sang anak mengerti bahwa buku tersebut kurang layak untuk dibaca. Bacaan bergambar menarik yang memiliki amanat dan nilai moral yang kuat akan menjadikan anak lebih giat membaca dan berbudi pekerti yang luhur.
Buku bacaan anak bergambar, atau kerap disebut dongeng, menjadi sebuah pemacu minat baca anak. Terlebih lagi bila orangtua lebih meluangkan waktu untuk buah hati mereka membacakan dongeng tersebut. Bagaimana hal tersebut bisa memacu minat baca anak? Melalui pembacaan dongeng secara dini, anak akan mendengarkan cerita yang diceritakan lalu berimajinasi bagaimana jalan cerita dan perwatakan tokoh yang diceritakan. Terlebih lagi apabila orangtua menceritakan cerita tersebut dengan improvisasi yang pas. Berikanlah waktu pada anak untuk mencerna kata demi kata, kalimat demi kalimat, yang disampaikan untuk mencerna dan berimajinasi sekreatif mungkin dalam otaknya. Selain itu, anak juga akan semakin penasaran akan bagaimana kelanjutan ceritanya dan akhirnya memilih untuk membaca sendiri. Secara bertahap, hal ini telah dibuktikan mampu memacu minat baca anak sejak dini.
Pembacaan dongeng yang diberikan orangtua, bukan hanya dapat memacu minat baca anak, tetapi juga akan meningkatan kekompakan antar keluarga, dimana para orangtua akan menceritakan dongeng sepenuh hati dengan kasih sayang. Malam hari sebelum tidur adalah waktu yang pas untuk pembacaan dongeng. Keakraban antar keluarga juga akan muncul dengan cara ini, walaupun orangtua diharuskan mencari nafkah seharian, tetapi pada malam hari mereka tetap dapat menjalin keakraban dengan anaknya.
Setelah anak sudah mulai beranjak dewasa, disarankan pada keluarga untuk tetap mengawasi dan mendukung setiap buku yang dibaca anak. Perpustakaan kecil dalam rumah juga mampu menambah minat anak untuk membaca seluruh buku tersebut. Untuk orangtua, cobalah untuk selalu merekomendasikan buku-buku terbaik yang anda miliki, sebaliknya, bacalah buku-buku yang anak anda miliki serta berikanlah pujian atas perlakuannya untuk memilih buku yang tepat.
Dengan melihat solusi yang telah disebutkan di atas, diharapkan para orangtua akan terus memberikan kasih sayang kepada anaknya dengan cara membacakan dongeng sebelum tidur, karena hal tersebut juga akan memacu minat baca anak sejak dini. Melalui membaca kita dapat mengetahui berbagai banyak hal. Melalui membaca pula kita dapat berimajinasi dan berkreativitas. Tingkatkanlah minat baca anak sejak dini untuk masa depan yang cerah.



Please give comments and like here
until 31st August 2011
thanks before :)

regards
irma

Jumat, 22 Juli 2011

Net Recomendation :)

Hey, long time no see.
Since two weeks ago, my holidays was end, and now I must have go to school everyday, yeah I know, it kinda boring. But, its my 3rd class in high school, its mean I should study harder, harder, and harder.
Preparing for National Exam and ready for college.
All of that make me sooooooooooo frustrated.
well, among that, i've been searching for a good website.
Do you know about omegle ? Yeah, a social website to chat with stranger or people that we're don't know.

omegle

Then, I found a great and awesome website related to omegle.
named www.omegle.tumblr.com
In this blog, there are many captured conversation between "you" and "stranger" in omegle. Those conversation are unusual and make us Laugh Out Loud , yeaahh, if you get stressed on your school, just click this site, then you will laugh as loud as you can! Beside, you can submit your stupid conversation in omegle too there. Join the fun!
there're some example of this awesome (stupid) conversation



LOL
yeahh, join this site! :D

Kamis, 07 Juli 2011

Happy Galungan and Kuningan Day :D :D

7 Juli 2011 ini, agama Hindu ada ngerayain hari raya keagamaan, disebut Galungan :)
aku ga banyak-banyak juga cerita tentang galungan, galungan punya arti kemenangan Dharma melawan Adharma, atau lebih dikenal kemenang kebaikan melawan kejahatan :D
10 hari kemudian ada Kuningan :)
mirip sama galungan juga :D
Happy galungan and kuningan buat agama yang merayakan yaaa :D

Jumat, 01 Juli 2011

July, please be nice

Sekarang udah bulan Juli aja. Bulan ke-7 dari tahun 2011 ini.
I hope this month will be nice as I wish.
Bulan ini aku harapin banyak banget hal yang berguna dan buat aku seneng, yah, semoga aja itu beneran terjadi :)
God, please bless me :)

WELCOME, JULY ! YAY !

Carthalist (full story)

Ini cerita Carthalist yang aku buat buat lomba Fantasy Fiesta :)
Enjoy :)


CARTHALIST
Karya : Wirmayani

Boneka teddy bear terlempar dan hampir terbawa arus pantai yang tinggi. Terlihat seorang anak perempuan tengah berlari-larian ke arah pantai untuk mengambil teddy bear yang hampir hanyut itu. Ia berlari semakin ke tengah pantai, terus ke tengah, hingga kakinya tak lagi menyentuh pasir. Tangannya bergerak semakin cepat ketika boneka itu sudah didepan matanya. Dengan secepat kilat, ia meraih boneka itu dan kembali ke pinggir pantai untuk menemui keluarganya.
Kedua orang tuanya terkejut ketika melihat putrinya yang basah kuyup bersama bonekanya.
“Aku berusaha mengambil teddyku di tengah pantai, Rex melemparnya”
Rex hanya tertawa mendengarnya, sementara kedua orangtuanya melihat dengan tatapan marah padanya. Rex Zachary bersama dengan kedua orang tuanya dan adiknya Alice Zachary sedang berlibur ke pantai. Rex, remaja 16 tahun dengan rambut ikal dan tubuh jangkungnya selalu senang mengerjai adiknya, Alice. Alice, perempuan berusia 11 tahun, sangat menyayangi teddy bearnya jauh daripada kakaknya. Tapi kali ini, mereka berusaha untuk akur, karena liburan bersama keluarga sangat berarti bagi mereka. Orangtua Rex dan Alice memiliki pekerjaan yang sangat penting sehingga jarang mendapatkan waktu dengan anaknya.
                Mereka berempat asyik menikmati suasana pantai, bermain pasir, berjemur, berenang, dan bermain. Keadaan saat itu sungguh hangat diselingi obrolan dan tawa. Matahari sudah mulai tenggelam, keluarga Zachary pun bersiap untuk pulang. Tetapi ide jail Rex muncul kembali. Rex menghampiri Alice dari belakang dan diam-diam mengambil Teddy bearnya, sambil tertawa ia berlari dan melemparnya ke tengah pantai lagi. Kali ini lebih jauh. Alice berteriak dan menangis, memaksa Rex untuk mengambilkannya, tapi tentu saja kakaknya tidak mau. Ayah dan ibunya menenangkan Alice, membujuknya untuk pulang kerumah dan membiarkan teddy bearnya di tengah laut. Alice terus menangis sepanjang perjalanan pulang.
Tangisan Alice terus terdengar dari kamarnya. Rex sedikit iba mendengarnya. Rex masuk ke kamar Alice meminta maaf, tapi tetap tak dihiraukan oleh Alice, ia tetap menangis.
“Ayolah Alice, itu hanya boneka biasa, nanti ibu bisa membelikan yang baru” Alice tetap menangis dan hanya sedikit menoleh ke arah Rex
“Oke, aku sangat minta maaf atas kejadian kemarin, sekarang apa yang harus aku perbuat?”
Alice mengangkat kepalanya dan memandang mata Rex, ia berkata dengan lirih
“Antarkan aku ke pantai itu sekarang, kita cari teddy”
Rex terkejut mendengar ucapan adiknya, ke tengah pantai hanya untuk mencari boneka? Sungguh tak masuk akal. Tapi Rex tak punya pilihan lain, ini juga salahnya, maka ia harus bertanggung jawab.
Orangtua Alice dan Rex sedang bekerja hingga larut malam. Rex memasuki mobil ditemani Alice dan mulai menghidupkan mesin. Sesampainya di pantai Parithera, Alice dan Rex mulai berjalan ke tempat kemarin. Rex tak habis pikir dengan ide Alice, bagaimana mungkin mencari bonekanya di laut yang luas ini.
“Sekarang terserahmu, bagaimana caranya mencari teddymu itu, gadis kecil? Menyuruhku berenang ke tangah laut? Berlayar dengan perahu nelayan?” tukas Rex mulai jengkel.
“Rex, please, bantu aku. Aku yakin teddy belum terbawa arus yang jauh”
“Lalu maumu apa, Alice?”  
“Entahlah, menurutku menggunakan perahu nelayan adalah ide yang bagus”
“Astaga, baiklah”
Alice dan Rex menyusuri pesisir pantai untuk menemukan perahu nelayan yang bisa dipinjam. 10 menit sudah mereka berjalan, tapi belum juga mendapatkan hasil, akhirnya mereka memutuskan untuk duduk beristirahat sejenak. Rex sangat kelelahan akan ulah adiknya ini, yah tapi ini sebenarnya juga ulahnya. Tiba-tiba Alice seperti mendengar sesuatu. Suara teddy Alice. Teddy milik Alice memang hanya boneka biasa, yang saat dibeli boneka itu dapat bernyanyi, tapi karena boneka itu sudah lama, Alice mengetahui suara seperti baterai rusak itu adalah milik dari teddy bearnya. Ia mengikuti dari mana arah suara teddynya tersebut. Rex menyadari tingkah adiknya dan langsung mengikuti Alice.
“Kau mencari apa? Kenapa harus mengendap-ngendap?”
“sssstttt, suara teddy”
“Oh ya ampun, imajinasi anak kecil, oke jangan terlalu jauh, aku akan diam disini saja”
Rex berhenti dan duduk di pasir, sementara Alice terus mengikuti suara teddynya. Beberapa langkah dari tempat Rex, Alice melihat ke dalam pepohonan. Disanalah suara itu berasal. Alice menyibakkan daun yang menghalangi suara itu. Teddy bear Alice bukannya mengeluarkan suara sendiri, tetapi suara itu dihidupkan oleh makhluk aneh. Alice berteriak karena ketakutan. Rex yang mendengarnya langsung datang menghampiri adiknya. Alice menunjuk ke arah yang dilihatnya. Makhluk itu kecil, dengan tinggi sekitar 30 cm, badannya berwarna ke abu-abuan disertai bintik kecil di sekitar tubuhnya. Wajahnya mirip seperti tikus tua. Ia mengenakan kemeja putih yang compang-camping dan celana coklat yang kebesaran. Matanya sayu dan ketakutan. Badannya kurus,tak menggunakan alas kaki, rambutnya putih. Rex terkejut dan terdiam melihatnya. Alice akhirnya memberanikan diri untuk berbicara padanya.
“Maaf, k-kamu siapa? Hm maksudku, kamu ini apa?”
Makhluk itu hanya terdiam dan bersembunyi di balik teddy bear Alice.
“apa kau dapat berbicara? Maaf tapi itu boneka adikku. Kau tak perlu takut pada kami” Rex berbicara sambil menujuk ke arah boneka teddy bear yang ada di depan makhluk itu. Makhluk itu terdiam, mengangkat teddy bear Alice sekuat tenaga untuk diberikan ke tangannya. Alice terkesima akan perbuatannya. Hingga beberapa detik kemudian, makhluk itu berbicara.
“Aku tak sengaja melihat bonekamu di tengah pantai, aku rasa benda ini menarik, jadi karena tujuanku memang ke sini, aku bawa bonekamu ke sini. Aku Pitt”
“Dan… tepatnya, kau ini apa?” Rex masih bertanya-bertanya.
“Brownie dari Carthalist” ucapnya sembari tersenyum, kali ini sudah tak merasa takut lagi.
“Terima kasih telah mengambilkan teddyku Pitt, tapi, kau bilang dari Carthalist? Itu dimana? Dan untuk apa kau kesini?” Tanya Alice.
“Carthalist adalah negeriku, tempat para Patra dan brownienya, dan makhluk-makhluk lain hidup dalam damai, tempatnya berada di bawah laut. Kami hidup damai sebelum dia datang.”
“Bawah laut? Itu berarti kau adalah hewan laut? Dia siapa?”
“Tidak. Maksudku bukan di laut,tapi di bawah laut. Apa kalian tak tahu? Laut pasti ada dasarnya. Di dasar laut, kita bisa berpijak di atas pasir, tapi di tempat kalian berpijak itulah, negeri kami berada. Dan tentu saja, kalian para manusia tidak akan pernah mengetahui keberadaan kami. Karena kami memiliki Mr. Weez yang mempunyai kekuatan sihir untuk memisahkan jarak antara laut dan Carthalist. Jadi sudah jelas, aku bukan hewat laut. Yah, sebelum mereka datang. Saudara kandung dari Mr. Weez ingin menghancurkan Carthalist, Hert Weez”
“apakah ini sungguhan? Ada dunia di bawah laut sana? Kau pasti bercanda Pitt” kata Rex
“Rex, apakah Pitt menurutmu nyata? Ayolah, percaya padanya. Ohya Pitt, namaku Alice, dan ini kakakku Rex”
“Senang bertemu kalian, jadi, bagaimana?”
“bagaimana apanya?” Rex dan Alice berbicara bersamaan
“Kalian mau membantuku? Tolonglah, tujuanku kesini adalah untuk mencari bantuan kepada manusia, dan kutemukan kalian, maukah kalian membantuku? Kita hanya memiliki waktu sampai air sedang pasang malam ini, please
“Apa? Kami? Membantumu? Kami tidak bisa! Apa yang dapat dilakukan 2 anak kecil menyelamatkan negeri kalian? Lagipula bagaimana caranya kami ke negerimu? Ke dasar laut dengan berenang? Itu sungguh idak masuk akal, tolong jangan bahayakan kami Pitt!”
“Tidak! Lihat ini, genggam dan berkonsentrasilah”
Pitt memberikan Rex sebuah batu berukuran sedang dan berukirkan lambang segitiga spiral yang berwarna putih di atasnya. Sesuai suruhan Pitt, Alice dan Rex menggenggam batu itu, memejamkan matanya, dan mulai berkonsentrasi. Di pikiran mereka kini ada seorang kakek tua yang berbadan tinggi, bertangan 4, memiliki jenggot panjang dan bermata satu. Kakek itu seperti sedang berbicara dengan seseorang. Raut mukanya sedih tetapi tetap mencoba untuk tegar.
“Pergilah Pitt, aku percaya padamu, menurut ramalanku akan ada 2 orang bersaudara yang akan menyelamatkan Carthalist. Gunakan ini”
Kakek itu menunjukkan sebuah kalung dengan rantainya yang sangat panjang, kalung itu bermatakan batu halus dengan lambang yang persis ada di batu yang digenggam Rex dan Alice. Lalu disana terlihat Pitt yang menggunakan kalung itu. Rex dan Alice kembali berkonsentrasi. Kini di pikiran mereka munculah dunia yang sangat indah, seperti layaknya hutan, tetapi banyak terdapat rumah yang dibangun dalam ukuran yang tidak terlalu besar. Para warga berkumpul menjadi satu, warga disana persis seperti kakek yang tadi. Semua bermata satu, dan menggunakan ikat kepala yang ditengahnya terdapat lambang segitiga spiral itu. Mereka semua berkumpul menghadap ke seseorang, kakek itu. Kakek itu mengumumkan sesuatu hal, yang tidak terlalu jelas didengar oleh Rex dan Alice, tetapi mereka mengetahui bahwa yang sedang dibicarakan adalah mengenai detik-detik kehancuran dunia mereka oleh Hert. Warga nampak murung. Saat itu juga Rex dan Alice tersadar dari pikiran yang disebabkan batu ajaib itu. Pitt menunjukkan kalung yang digunakannya, ia juga bercerita bahwa ia adalah brownie dari Mr. Weez, kakek yang ada di pikiran Rex dan Alice. Kalung yang ia gunakan adalah salah satu benda sihir milik Mr. Weez untuk pergi ke dunia manusia tanpa perantara apapun. Dengan berbagai pertimbangam, akhirnya Alice dan Rex ikut bersama Pitt, walaupun Rex masih kurang percaya akan peristiwa yang terjadi sekarang.
                Pitt melepaskan kalungnya dan memakaikan kalungnya ke kepala Rex dan Alice. Pitt memegang batu hiasan di kalungnya, menggenggamnya dan berkomat-kamit mengucapkan mantra. Alice hanya terdiam sambil memeluk teddynya, sedangkan Rex terus mencibir dan mengeluh. Pitt menyuruh mereka untuk memejamkan mata dan jangan bergerak. Satu menit setalahnya, Pitt memperbolehkan mereka untuk membuka mata.
                Betapa kagetnya mereka karena tiba di tempat yang luarbiasa indah. Pohon-pohon yang tinggi itu memiliki daun-daun yang berwarna cerah, pepohonannya bergoyang-goyang bukan karena ditiup angin, melainkan karena ada hamadryad di setiap pohonnya. Nexie dan Pixie, peri-peri bunga berterbangan ke bunga yang satu lalu ke bunga yang lain. Daun-daun yang kecoklatan berguguran dari pohonnya. Alice sangat terkesima melihatnya, ia melangkah untuk mengambil salah satu pixie yang berterbangan.
“jangan sentuh mereka!” tiba-tiba Pitt berteriak.

“Kenapa?”
“Pixie dan nexie adalah makhluk yang sensitif, sama sepertiku, jangan mengganggunya atau dia akan marah”
“haha, memangnya kau sensitif? Makhluk sepertimu?” Rex tertawa dan tersenyum meremehkan
Pitt hanya mencibir dan tidak menghiraukan ucapan Rex. Mereka bertiga berjalan dipimpin oleh Pitt. Setelah beberapa lama berjalan, mereka sampai di tengah hutan. Terdapat banyak rumah-rumah kayu dengan ukuran kecil. Penghuninya sedang berjalan kesana kemari. Mengobrol, tertawa, memasak menggunakan api unggun, dan ada juga yang bermain-main di pohon. Saat Alice dan Rex berjalan, mata mereka semua tertuju padanya. Aktivitas mereka terhenti sementara, sementara Alice dan Rex tetap berjalan. Rex merasa tak nyaman diperhatikan seperti itu, sementara Alice tersenyum kepada mereka semua dan melambaikan tangan. Pitt terus berjalan, hingga mereka sampai pada sebuah rumah yang paling besar, rumah Mr. Weez.
Pintu langsung terbuka saat mereka sampai didepan rumah itu.
“Selamat datang di rumah Mr. Weez” Pitt menunjukkan ke dalam rumah. Tak beberapa lama, Mr. Weez keluar menemui Pitt, Alice dan Rex.
“Oh Pitt, senang melihatmu, dan lihat! Kau telah membawa 2 anak yang aku perintahkan! Terima kasih brownieku”
“Senang bisa membantu tuan” ucap Pitt sambil membungkuk. Alice dan Rex masih terduduk diam, melihat Mr. Weez persis seperti bayangannya saat menggenggam batu itu.
“Selamat datang di Carthalist, dua anak muda. Dan, siapa nama kalian?”
“Alice Zachary dan ini kakakku Rex Zachary”
“Hmm Mr. Weez, bisakah kau menjelaskan mengapa kami kesini? Dan apa sebenarnya yang akan terjadi pada Carthalist? Aku kurang mengeri akan apa yang dijelaskan oleh Pitt”
“Oke. Jadi begini. Aku Will Weez mempunyai kekuatan sihir dan juga meramal. Adikku Hert Weez mempunyai kekuatan yang sama denganku kecuali meramal. Adikku bersifat keras kepala, hingga dulu, ayahku mengusirnya dari rumah karena sembarangan menggunakan peralatan sihir ayah, yah, saat kami berusia 10 tahun, kami belum dapat menggunakan sihir apapun, Hert menyihir temannya hingga mempunyai ekor dan aku melaporkannya kepada orangtuaku. Dia diusir dari rumah dan aku tak tahu kemana perginya. Saat aku berusia 18 tahun, ada seorang penyihir jahat yang membunuh orangtuaku dan menyihirku menjadi seperti ini. Dulu, aku adalah manusia biasa, hingga disihir menjadi mata satu dan bertangan empat. Aku layaknya orang aneh yang tak punya siapa-siapa lagi. Akhirnya dengan semua kekuatan sihirku, aku membuat sebuah dunia, dimana semua penduduknya akan berpenampilan sepertiku, aku membuatnya di bawah laut dan seperti yang kau lihat, kami semua hidup bahagia. Tapi kemarin, aku melihat ke bola kristalku, adikku Hert merubah dirinya menjadi boy mermaid dan bergabung dengan boy mermaid lainnya di laut, tepat diatas kita. Dia sepertinya mengetahui keberadaanku dan ingin membalas dendam padaku. Dia ingin menghancurkan Carthalist”
“Wow” Rex menjawab penjelasan Mr. Weez
Belum sempat Mr. Weez melanjutkan penjelasannya. Tiba-tiba salah satu Patra masuk ke rumah Mr. Weez dengan nafas yang teregah-engah. Wajahnya ketakutan dan terus menoleh ke belakang.
“Apa yang terjadi, Joy?” Pitt bertanya pada patra yang bernama Joy itu.
“Gawat Mr. Weez, ada hujan di ujung hutan selatan!”
“Apa? Gawat! Terima kasih telah memberitahuku Joy, aku akan menanganinya”
Rex sangat bingung dengan ucapan Joy tadi. Hujan? Ada apa dengan hujan? Sementara Mr. Weez dan Pitt bersiap-siap dengan perlengkapannya karena akan menuju hutan selatan yang dilanda hujan.
“Tunggu apa lagi? Ayo cepat, ambil perlengkapan kalian di sebelah sana” kata Mr. Weez kepada Alice dan Rex. Mereka hanya mengikuti saja,d an segera mengambil perlengkapan yang disediakan oleh Mr. Weez, walupun sebenarnya mereka tidak tahu apa yang mereka bawa. Alice mendapatkan sebuah tali kayu sepanjang 1 meter, sebuah kertas perkamen, dan bola kecil. Sedangkan Rex mendapatkan sebuah botol dengan cairan berwarna hijau, sebilah pisau kecil, dan sepasang sepatu. Semua barang-barang yang mereka dapatkan memiliki lambang yang mereka lihat sebelumnya, lambang Carthalist. Mereka berdua juga mendapatkan ikat kepala yang sama seperti Patra.
“Ini hebat! Kita akan berperang Rex!”
“Yah, aku harap kita tidak apa-apa”
“Hey cepatlah!” Pitt berteriak dari depan pintu.
Rex dan Alice cepat-cepat menggunakan ikat kepala yang mereka dapatkan dan bergegas mengikuti Mr. Weez. Dengan menunggangi unicorn, 5 menit kemudian mereka sampai di ujung hutan selatan. Hujan berjatuhan dari langit. Alice mengerti, ini adalah dunia bawah laut, jika ada air yang masuk dari atas, maka dunia ini akan bersatu dengan lautan. Alice menjelaskannya pada Rex.
“Rex, aku akan meramalkan apa yang terjadi, kau tangani hujan ini”
“Aku? Dengan apa?” Rex kaget sekaligus kebingungan, tapi saat itu ikat kepala yang digunakannya bekerja, ada suara-suara di pikirannya, Rex kembali berkonsentrasi, hingga suara keras itu menjadi lembut dan mengatakan “gunakan sepatu”.
Rex berpikir sejenak. Ia menggunakan sepatu itu dan mencoba melompat, dengan konsentrasi penuh, ia terbang jauh ke atas, ke asal hujan itu. Rex melihat air berjatuhan dari sebuah cahaya menyilaukan, ia tahu itu berasal dari laut. Rex mendekati sinar itu, melihat ke dalamnya, sungguh pemandangan yang aneh, ia seperti melihat ke dalam aquarium, dunia laut ada disana. Rex mondar-mandir memikirkan caranya menghentikan air itu dengan sepatu. Ide Rex adalah menendang sinar itu dengan sepatu ia gunakan. Sepatunya membawanya semakin ke atas mendekati sinar, Rex membalikkan badannya 180 derajat dan mulai mengayunkan kakinya ke sinar yang menjatuhkan air itu, Patra yang melihat dari bawah sangat terkejut akan reaksi dari tendangan Rex. Sinar itu menutup perlahan hingga menghilang dan air sudah tak lagi berjatuhan. Rex tersenyum bangga dan Patra bersorak bertepuk tangan.
“Kerja yang baik Rex, tapi ramalanku mengatakan hari ini akan ada pertempuran besar. Hert akan datang bersama boy mermaid dan monster-monster laut. Carthalist, persiapkan senjata kalian!”
Mr. Weez kembali ke rumahnya mempersiapkan peralatan lebih lengkap, begitu juga penghuni Carthalist. Sebentar lagi pertempuran akan dimulai.
Air kembali berjatuhan sedikit demi sedikit dari atas. Warga carthalist telah siap dengan perlengkapannya, semua berbaris di luar dan menghadap ke atas, siap untuk berperang di antara dua dunia. Mr. Weez menyihir semua warga Carthalist agar dapat bernafas dalam dan air. Dari atas terdengar suara mengancam dan suara monster mengerikan, Patra menyebutnya monster Kelpie. Mereka berteriak-teriak dan menimbulkan suara-suara yang sangat memekakkan telinga. Sedikit demi sedikit air terus berjatuhan, Kelpie itu semakin terlihat, dikelilingi boy mermaid jahat.
                Mr. Weez dengan unicornnya memimpin di depan, lalu berbisik kepada Rex dan Alice untuk berdiri di sampingnya, memberitahunya untuk segera mempelajari barang-barang apa yang didapatnya di rumah Mr. Weez. Rex dan Alice memejamkan matanya dan berkonsentrasi keras. Mr. Weez mengacungkan pedangnya dan berteriak “Saatnya perang!”
Para brownie mengubah wujudnya menjadi boggart, makhluk besar berwarna hijau dan menyeramkan dengan gigi-giginya yang tajam, beginilah yang disebut sensitif oleh Pitt. Patra yang memiliki keahlian melompat tinggi pun memanfaatkannya untuk melemparkan panah ke arah Kelpie dan boy mermaid. Kelpie yang berkeliaran terus menyundul bagian yang sudah berlubang sehingga air laut masuk. Alice mengambil tali kayu pada sakunya dan mengikatnya pada boneka teddy, lalu diangkatnya bonekanya ke atas. Teddy bear itu berubah menjadi monster beruang air dan menerobos Carthalist, berperang dengan para Kelpie di lautan. Alice melemparkan bola kecil miliknya ke lautan, bola itu awalnya melayang dan mengeluarkan sinar, lalu monster beruang Alice memperbanyak dirinya untuk melawan Kelpie yang jumlahnya puluhan itu.
                Air semakin banyak jatuh ke Carthalist. Patra melompat lebih tinggi, mencapai lautan lalu melepaskan anak panah mereka. Boggart yang berkeliaran mulai menjulurkan tangannya ke lubang yang mulai membesar itu, menangkap boy mermaid dan membawanya ke Carthalist, tentu saja boy mermaid itu tidak dapat bernafas di darat. Kekuatan Hert masih kalah dibanding Mr. Weez, karena Mr. Weez selalu mempelajari ilmu-ilmu baru yang ia ketahui. Hert dapat bernafas di darat, ia terbang ke Carthalist dan membuat banjir yang tingginya hampir mencapai perut. Mr. Weez dan Hert berperang dengan kekuatan sihirnya, sementara yang lain sibuk saling membunuh satu sama lain. Rex meminum cairan hijau yang ia miliki, badannya kejang sementara, ia merasakan kaki dan tangannya menjadi sangat kuat. Rex berenang ke lautan dan membantu monster teddy melawan Kelpie, sementara boy mermaid telah ditangani oleh para boggart. Kelpie terakhir berhasil membunuh monster teddy yang tersisa. Rex menghampirinya, membantingnya, kemudian menusuknya dengan sebilah pisau yang ia miliki, tepat di perut Kelpie itu. Rex membunuh Kelpie terakhir. Semua musuh telah mati, kecuali Hert. Hert dan kakaknya masih beradu kekuatan, akhirnya dengan segala penghabisan, Mr. Weez berhasil mengalahkan kekuatan sihir Hert, sebelum Hert menyihir Carthalist menjadi dipenuhi air hampir setinggi kepala Patra. Alice cepat-cepat mengambil perkamen yang ia bawa, membaca mantra dalam huruf yunani tersebut, kemudian semua air di Carthalist surut. Rintikan air dari lubang yang terbuka terus mengeluarkan air deras. Rex melompat menggunakan sepatunya dan menendang lubang itu. Lubang tertutup kembali. Para boggart berubah kembali menjadi brownie kecil yang baik.
Carthalist kembali normal. Carthalist adalah pemenang dari peperangan ini, sungguh akhir yang baik, pikir Alice dan Rex. Ini saatnya Alice dan Rex untuk kembali pulang ke rumah. Mereka mempersiapkan barang bawaan mereka dan minta ijin kepada Mr. Weez untuk kembali ke dunianya.
“Terima kasih, anak muda, kau sangat banyak membantu” kata Mr. Weez yang berjalan ke luar rumahnya
“Sama-sama, terima kasih juga untuk pengalaman menakjubkannya” ucap Rex
Mr. Weez hanya tersenyum dan menyuruh Pitt untuk segera mengantarkan mereka kembali ke pantai. Dengan kalung ajaibnya, dalam sekejap, Alice dan Rex telah kembali ke pantai Parithera. Alice dan Rex tersenyum. Hal yang dilaluinya hari ini merupakan hal yang paling menakjubkan dan menegangkan bagi mereka. Mereka tahu, ini adalah akhir yang menyenangkan.

---

Selasa, 28 Juni 2011

Friendster

Pada punya Friendster gak?
Pasti punya dong di jaman 2007 ampe 2009an gitu.
Nah, belakangan ini, aku setiap hari selalu ngecek email masuk, entah dari jaman kapan, email yang paling rajin masuk adalah dari friendster. Ya, friendster. Sampe bener-bener bosen ngapus email-email begituan.
Saking frustasinya, aku cari tau passwordku apa karena aku sudah lupa.
Daaaaan
Betapa kagetnya
Melihat passwordku ternyata sangat sangat sangat alay . A-L-A-Y
hhhhhh..

Begitu juga dengan foto-fotoku -_____-
nama albumnya aja:
1. SaMa pLeEnd2Hh QuUwh
2. Me OnLy

Astaga. Serasa pingsan di tempat.

Fotonya jugakkkk! omigottt
Fotonya kuisi dengan editan photoshop yang sangat rendahan
1. Foto lagi megang sebatang anggrek di belakang pintu kamar, pinggir kiri kanan ada editan hape nokia yang ijo ijo. Trus ada tulisan Irma Cute. OH GOD.

2. Foto memakai topi pink (asli norak abis) dengan gaya kepala mereng, daaaaan, jari telunjuk di bibir. Diisi dengan editan photoshop blur-blur biar mukaku yang jelek ga kliatan -_- , aku inget banget, dulu aku ngebangga-banggain tu foto, aku anggep foto paling bagus. Anjir.

3. Foto memakai baju tidur, rambut masih dikepang 2 (sepulang sekolah langsung tiduran), muka lagi kusut, langsung fotoan, dan berakhir menjadi profile picture.

4. Foto di tembok monas, dengan tulisan Irma luph siapa gituuu, trus disekitarku ada wajah-wajah idolaku yang asli kampung abis. Dan warnanya diubah jadi warna-warna pelangi norak.

Itulah, sebagian besar ke alay anku waktu di friendster, sebenernya about me-nya juga alay abis.
Tapi tadi sore aku buka, friendster langsung berubah.
harus bikin account ulang
muahahahahaha, kok kebetulan gini ya?

Oke temen-temen semua, jika kalian masih merasa diri kalian alay.
Tolong sekali insyaf, karena suatu saat di kala kamu sudah dewasa, kamu sadar, kamu yakin, kamu menyesal, bahwa alay hanya akan membuatmu sakit mata. Thanks

Regard
Irma :)

Minggu, 26 Juni 2011

Yahoo Messenger

Yahoo messenger, atau YM, smua pasti pada punya.
Tapi temen-temen SMA sekarang pada jarang banget make ym, karena udah ada bbm.
Aku jadi kangen dulu smp slalu pake ym, 24 jam.
Dulu aku pake modem smart, yang leletnya setengah mati, tapi unlimited, jadi ga ada yang bisa dilakukan selain online ym.
1. Inget jaman smp, jadi inget jaman alay.
Aku dulu ngefans banget sama beberapa artis dangdut hollywood. Misalnya selena gomez, demi lovato, vannesa hudgens, mbah surip, eh. Ya pokoknya gitu deh.
Pas lagi jaman friendster, aku suka nyari akun-akun artis tersebut, padahal aku tau (sebenernya sih nggak tau) itu akun palsu, langsung aja aku minta alamat emailnya.

Setelah itu kita jadi sering ngobrol lewat ym, yah, padahal aku tau (baca: nggak tau) itu akun palsu.
Share pict. begitu seterusnya.

2. Bisa ketemu temen-temen luar indonesia
Dulu aku dapet temen dari malaysia, namanya diana, dia punya saudara kembar namanya ina. Seru banget deh temenan ama dia. Dia sering mirip-miripin mukanya sama stella hudgens (sebenernya sih ga mirip). Tapi dia orangnya sok asik juga. Slain diana, ada juga Jack, Samuel dari California. Yah, seru abis pokoknya chat ama mereka!

3. Conference chat saat pelajaran di kelas.
Ini yang paling aku suka nih dari ym. Dulu waktu smp, kita sekelas suka conference chat lewat ym (ya aku tau ini keterlaluan) pas guru lagi ngajar. Semua pada buka laptop, biar keliatan nyatet, yah jadinya malah conference chat. Misal
Aku: Kalian ga ada perhatiin pelajaran nih?
Teman 1: Ndak ada ngerti apa yang dibilang
Teman 2: Kasian dia e, ntar dia ngamuk
Aku: Biarin aja, emang kalian denger dia bilang apa?
Teman 3: gatau, kedengerannya kaya kumur-kumur doang.
Begitulah.
Kita saling share picture aneh-aneh juga.
Bikin cerbung alias cerita bersambung, dan gak jadi belajar, huahuahuahua

4. Join Chat Room dapat menyebabkan serangan jantung, kanker, dan shock bertubi-tubi.
Kalo anda adalah jomblo baru = jangan coba join chat room
Kalo anda sudah punya pacar = jangan berani coba-coba join chat room!!
Kalo anda single and very happy = jangan sekali-sekali join chat room!
Kalo anda jomblo ngenes dan depresi = silahkan join chat room...

Kenapa? Sekali lagi, KENAPA??
Ya, aku pernah nyoba join chat room.
Sekali aku nyoba nyari di US, yang dateng duda-duda india umur 30an yang memajang foto obama sebagai display pict. mereka
kalau kamu nyoba-nyoba chat sama mereka, mereka ga segan-segan memakai webcam dan penunjukkan bagian perutnya, bukan wajahnya, jadi, tolong jangan, thanks.

Terus aku rendahin lagi, aku nyari Jakarta.
Begitu join, semua langsung ngechat.
"Hai cwe, leh nal?" atau "Hai cantik, jomblo?" atau terang-terangan "hai, ketemuan yuk?" atau "cwe, i love you"
Seketika mungkin kamu akan muntah di tempat.

Saking desperatenya, aku join chat daerah Bali.
Baru join, obrolan mereka adalah
"e, ije ci? cang ningal ci tuni. Ci nganggo jaler buuk to e?"
Dan berbagai ucapan menggunakan bahasa bali kasar yang aku ga ngerti.

Yap. Sekian dulu tentang pengalamanku bersama YM.
Yang belum pernah nyoba ym, silahkan download ymnya disini

Regard
Irma :)